Kunci Perusahaan atau Brand Suatu Produk ada di Data

Blog

TokoAndalan.com ~ Menurut anda ketika berbicara soal kesuksesan, apa yang lebih penting: sikap Anda atau seberapa berbakatkah Anda? Ada banyak penelitian yang menyarankan bahwa sedikit keteguhan dan tekad yang kuat benar-benar akan membawa Anda lebih sukses daripada nilai IQ bawaan. Mereka yang memiliki pola pikir statis percaya bahwa mereka dilahirkan dengan kemampuan tertentu dan tidak bisa berubah, sementara mereka yang memiliki pola pikir berkembang percaya bahwa mereka bisa beradaptasi dan bisa meningkat seiring berjalannya waktu. Teori sukses lainnya yang sering mengemukaka adalah bahwa hanya diperlukan 1% bakat untuk menjadi orang suskes, selebihnya adalah keringat. Teori ini memang ada benarnya.

Tapi, bagaimana untuk menciptakan kesuksesan sebuah perusahaan, Apakah juga sama bahwa kunci perusahaan atau brand suatu produk sama seperti diatas? Secara umum kami akui adalah sama, namun yang lebih tepat adalah bahwa Kunci Perusahaan atau Brand Suatu Produk ada di Data. GlobalDMA dan The Winterberry Group pernah melakukan semacam survey bagi orang sebanyak kurang lebih 3000 profesional marketer dan seluruhnya mengatakan pentingnya data dalam advertising dan meningkatkan pengalaman konsumen. 77% menyatakan bahwa mereka percaya dalam praktek dan prospek penggunaan data marketing di masa depan. Bahkan data marketing telah tumbuh setiap tahunnya dan akan terus tumbuh di tahun depan. Hal ini menunjukan bahwa data marketing merupakan bagian penting dalam setiap strategi dan advertising bagi setiap perusahaan dan data marketing dapat diperoleh melalui proses analisa.

Disadari bersama memang bagi korporasi sekelas Google, Facebook, Amazon atau Microsoft, mendapatkan beragam akses data bukan menjadi masalah yang sulit untuk saat ini, karena basis pengguna mereka yang sudah besar dengan berbagai perilaku yang sudah berhasil direkam. Sampai beberapa waktu lalu ada berita yang menghebohkan dunia, yakni bocornya data pengguna facebook. Tidak tanggung-tanggung, data yang bocor itu terdiri dari jutaan user. Mungkin berita itu, bagi kalangan non IT dan juga diluar dunia bisnis bidangnya akan merasa terheran-heran kenapa data user facebook bisa bocor? Dan diperuntukkan untuk apa buat orang data user dari pengguna fecebook tersebut.

Perlu anda untuk ketahui bahwa data user facebook itu sangatlah besar nilainya dimata orang yang bergelut dunia bisnis. Karena dengan adanya data seperti itu, pihak perusahaan dapat menganalisa prilaku user sampai sedetil-detilnya. Misalnya seperti cenderung berbelanja produk apa? Jika orang tersebut berbelanja tas seminar umpanya, tas seperti apa yang diminta desainnya. Bahkan lebih jauh lagi, dari data tersebut juga bisa dilihat seberapa banyak total belanja yang dipakainya setiap hari, bulan dan juga tahun. Oleh karenanya itulah, saat ini bagi banyak perusahaan modal sebagai kunci perusahaan atau brand suatu produk itu ada dipermainan data.

Pernah kah anda menerima telepon dengan berbagai penawaran, baik dari asuransi, perbankan maupun perusahaan penyedia jasa lainnya. Mungkin lantas kita pun mempertanyakan, bagaimana mereka bisa tahu nama dan nomor telepon kita padahal kita tidak pernah berhubungan dengan perusahaan tersebut.

Hal ini bisa terjadi karena akses terhadap data bisa diraih dari banyak pintu. Seperti kasus yang menimpa facebook yang sudah saya cerita diatas. Memang saat ini perusahaan-perusahaan mulai sadar bahwa data pelanggan, data pemasok dan data lainnya, sangatlah penting. Karena jika kita mempunyai data detil seperti itu, penawaran hal apapun yang kita berikan kepada orang bersangkutan tidak akan terjadi penolakan, sebabnya kita memang sudah tau bahwa orang tersebut suka dengan produk yang kita tawarkan berdasarkan data yang kita dapatkan tadi.

Namun, tentunya tidak sedikit juga perusahaan yang tiba-tiba merasa bahwa mereka sebenarnya memiliki data yang besar sekali volumenya, akan tetapi sayangnya perusahaan tidak tahu apa yang bisa mereka manfaatkan dari data tersebut. Tidak sedikit pula perusahaan yang dengan ceroboh menghapus data pentingnya karena tempat penyimpanan yang terlalu penuh dan baru menyesal di kemudian hari karena data itu ternyata sangat penting bagi divisi litbang perusahaan.

Diatas juga sudah kami sebutkan bahwa semua orang tahu bahwa perusahaan seperti Google, Facebook, Linked In, dan Gojek adalah pengepul data terbesar dan menjadi incaran para investor. Ini yang membuat mereka bisa memberikan servisnya secara gratis kepada kita, bahkan terus menerus meningkatkan servisnya agar kita semakin sering menggunakan aplikasi mereka, tanpa kita harus membayar. Latar belakangnya adalah tidak lain tidak bukan karena mereka justru membutuhkan data perilaku kita yang mereka peroleh dari setiap kali kita berinteraksi dengan aplikasi mereka.

Inilah yang disebutkan dengan big data dan jamannya sekarang adalah era big data: data besar, terstruktur maupun tidak. Namun, kita semua perlu mengingat bahwa besarnya data bukanlah poin utama, melainkan apakah organisasi atau perusahaan mampu mengolah dan memanfaatkan data yang mereka miliki demi perkembangan organisasi seperti yang dilakukan oleh facebook, instagram dan bahkan whatsapp. Karena memang big data ini baru berguna bilamana dapat dimanfaatkan untuk menajamkan pengambilan keputusan, menambah wawasan, meningkatkan pelayanan, sampai kepada menunjang atau mengoptimalisasi proses.

Untuk sekelas perusahaan telekomunikasi terkemuka yang memiliki big data yang super kaya, ternyata bahkan perlu mengupahkan analisa datanya ke perusahaan konsultan kelas dunia untuk sampai pada keputusan-keputusan strategis bagi usahanya pula. Mengapa tidak dikerjakan sendiri? Tidak ada cukup analis data di perusahaan tersebut. Di sinilah kita melihat tumbuhnya kompetensi baru, yang sebelum era ini tidak terpikirkan oleh masyarakat. Pengumpulan data yang memang menjadi booming ini ternyata tidak dibarengi dengan pengembangan manusia yang mampu menganalisisnya.

Profesor Brian Caffo dari John Hopkins mengatakan: banyak perusahaan sudah sadar bahwa pengumpulan data memang sangat bermanfaat bagi keputusan bisnis perusahaan, tetapi adakah manusia di organisasi yang bisa memahami makna data tersebut? Kita sekarang kekurangan talenta data science. Dan, kekurangan ini cukup serius. Banyak perusahaan yang sudah berinvestasi untuk mengumpulkan data, tanpa memikirkan bagaimana menguatkah otot organisasi dengan mengembangkan talenta-talenta yang peka data.

Bila pada era sebelumnya para programmer menjadi incaran perusahaan-perusahaanonline seperti misalnya Traveloka, saat sekarang justru dibutuhkan kapasitas yang lebih holistik, campuran antara statistik, komputer, matematika, dan perilaku manusia yang oleh para ahli disebut sebagai disiplin baru yaitu data science. “Data science combines a set of skills that don’t fit neatly into traditional disciplines,” demikian komentar para ahli. “Data science includes elements of statistics, computer science, domain knowledge and practical hacking skills”.

Bila pada masa yang lalu dalam dunia teknologi informasi kita mengenal istilah system analyst, yang berperan sebagai penerjemah antara pemakai sistem informasi dengan penyusunnya, pada masa sekarang, kebutuhan bisnis perlu mendasari seorang data scientist dalam mengarahkan pencarian datanya. Big data bisa memberikan informasi yang banyak dan kompleks dan seorang data scientist ibarat masuk ke hutan belantara, ia perlu tahu apa yang ia cari, bagaimana memilah-milah antara data yang penting dengan tidak penting untuk kemudian dapat membuat sebuah teori yang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya.

Mungkin masih sangat segar diingatan kita sendiri bahwa sebagai pekerja modern tidak bisa lagi melepaskan kehidupan kita dari kapasitas pemahaman data. Kita tidak bisa bicara tanpa data, apalagi membuat keputusan bisnis. Kita masih ingat betapa Ahok yang kala itu sebagai gubernur DKI Jakarta tidak dapat berkutik dipengadilan saat terjadinya penistaan Agama yang pernah di lontarkannya di Kepulauan Seribu. Berkat data rekaman itu, akhirnya oleh banyak orang banyak tahu bahwa beliau memang pernah berkata demikian, hingga pada akhirnya ahok dipenjara selama dua tahun sebagai hukuman atas perbuatan yang dilakukannya.

Kemmbeli ketema pembahasa kita, yakni kunci sukses bagi sebuah perusahaan ataupun suatu brand adalah dengan big data yang dapat di oleh sehingga menjadi konversi yang memuaskan bagi kita. Pengerjaan suatu brand usaha akan terasa mudah dengan adanya data-data yang dari pelanggan kita. Data yang ada itu bisa kita analisa terkait condong kearah mana keinginan dari pelanggan kita itu secara umum. Berikut tiga tahap yang harus dilakukan dalam analisis data marketing yang dapat anda lakukan sebagai pengusaha:

1.     Hal yang pertama yang perlu adalah bahwa Perhatikan laporan dari kegiatan yang sudah pernah dilakukan untuk mengetahui project mana yang memiliki performa lebih baik dibanding project lainnya. Anda pun harus dapat menentukan strategi mana yang mampu menghasilkan keuntungan di perusahaan. Juga Anda bisa mengetahui hal-hal yang tidak berhasil dan harus dihindari. Misalnya saja bila anda sebagai pelaki pabrik sandal kulit tentunya anda bisa mengetahui jenis sandal kulit model seperti apa yang laku dipsaran dari produk yang anda produksi tersebut. Data seperti itu jangan anda abaikan melainkan kalian olah supaya lebih tercipta lagi konversi sandal kulit wanita, jika memang ternyata jenis sandal kulit wanita yang lebih laku keras dipasaran.

 

2.     Selanjutnya hal yang perlu anda perhatikan adalah untuk menganalisa market yang sedang Anda dalami sekarang ini supaya anda dapat lebih memahami market dengan lebih baik lagi. Hal ini membantu menemukan metode mana yang dapat berjalan dengan lancar. Jawab pertanyaan seperti seberapa besar konsumen merespon marketing plan Anda untuk menemukan hal yang dapat diperbaiki untuk performa lebih baik kembali. Misalnya saja, memang sandal kulit wanita adalah produk yang sangat laku keras diantara produk yang anda pasarkan. Namun, sandal kulit wanita yang anda juga itu sebenarnya tidak terlalu banyak untung yang dihasilkan. Hal ini terjadi karena banyak pembeli yang membeli sandal kulit dengan melakukan penawaran. Jika tidak berikan dengan tawaran yang diberikan konsumen, maka umumnya mereka tidak membeli, sehingga memang anda mengabulkan permintaan pembeli. Dilain sisi, Sepatu kulit dan juga sepatu safety yang anda produksi memang tidak sebanyak sandal kulit penjualannya. Namun, ternyata untungnya jauh lebih besar. Hal-hal ini juga yang perlu anda analisa, bahwa kenapa ini terjadi. Sehingga dengan demikian, jika anda sudah mengetaui polanya, dapat dipastikan brand usaha anda akan dikenang public dan juga loyalitas pelanggan terjamin.

 

3.     Bahkan yang perlu anda ketahui bahwa memprediksi masa depan dapat dilakukan melalui analisis bing data yang perusahaan anda miliki seperti menemukan tren apa yang akan berlaku, market mana yang akan tumbuh cepat dan membuat asumsi terhadap penemuan tersebut. Hal ini memudahkan perusahaan Anda untuk menentukan marketing plan yang tepat di masa depan. Loyalitas konsumen dan ROI yang dapat mempengaruhi market Anda sekarang sekaligus masa depan perusahaan Anda. Serta pastinya adalah kunci perusahaan atau brand yang sedang anda bangun terletak pada sebagus apa tiem anda dalam menganalisa big data milik anda.

Analisis Big Data merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan Anda, namun hal itu tidak akan berarti jika Anda tidak mempraktekannya di perusahaan Anda. Anda mengumpulkan data dan menganalisanya untuk menghasilkan suatu solusi dan ide bagi fenomena atau permasalahan yang ada di pasar. Jika Anda tidak mempraktekan ide tersebut maka Anda sudah pasti hanya membuang waktu dan energi. Selamat mencoba dan semoga sukses selalu menyertai anda.

 


;

Jangan sampai kelewatan tips & trick dan kabar promo dari kami

Branding Kit Sebagai Usaha untuk Mendatangkan Loyalitas Pelanggan


Tokoandalan.com ~ Sebelum kami membawa anda lebih jauh ke tentang tema bahasan pada artikel tentang branding kit sebagai usaha buat mendatangkan loyalitas pelanggan, kami akan menjelaskan apa itu bran read more

Bila Ada yang Bertanya Branding Dulu atau Marketing Dulu, Jawabannya?


TokoAndalan.com ~ Sebelum anda menuju pembahasan tentang pertanyaan diatas, kami ingin bertanya kepada anda. Pertanyaannya adalah apakah anda pernah mendengar kata Marketing, Selling dan Branding? Secara umu read more

Bagaimana Memiliki Fokus Setajam Pedang dalam Berbinis

Tokoandalan.com ~ Dalam setiap kesempatan, cukup banyak orang yang menanyakan bagaimana cara untuk menjadi seorang pribadi yang dapat focus terhadap satu urusan. Terlebih bisa focus untuk menjalankan bisnisnya h read more